Redaksi Pewarta.co.id
Selasa, Januari 06, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Penumpang Pesawat Tembus 10,2 Juta Orang di 37 Bandara Selama Libur Nataru 2025-2026 |
PEWARTA.CO.ID — Pergerakan penumpang pesawat selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menunjukkan tren yang tetap tinggi. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat total penumpang di 37 bandara kelolaan mencapai 10,20 juta orang.
Angka tersebut relatif sebanding dengan periode Nataru tahun sebelumnya, yakni 2024/2025, yang berada di kisaran 10,24 juta penumpang. Hal ini menandakan antusiasme masyarakat menggunakan transportasi udara saat libur panjang akhir tahun masih terjaga.
Puncak arus keberangkatan dan kepulangan
InJourney Airports mencatat puncak arus keberangkatan menjelang Hari Raya Natal terjadi pada 24 Desember 2025. Pada hari itu, jumlah penumpang yang dilayani bandara menembus 543 ribu orang.
Sementara itu, lonjakan keberangkatan menjelang pergantian tahun tercatat pada 28 Desember 2025 dengan total sekitar 531 ribu penumpang. Angka ini menjadi salah satu hari tersibuk selama periode angkutan Nataru.
Untuk arus balik, pergerakan penumpang tertinggi terjadi pada 4 Januari 2026. Pada hari tersebut, jumlah penumpang hampir menyentuh angka 560 ribu orang, menandai kembalinya masyarakat ke kota asal setelah libur panjang.
Optimalisasi operasional bandara
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa capaian ini juga diiringi dengan peningkatan efektivitas operasional bandara selama periode Nataru.
“Utilisasi slot time atau ketersediaan waktu keberangkatan dan kedatangan penerbangan di seluruh bandara secara kumulatif pada Nataru 2025/2026 hampir menyentuh 90 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan Nataru 2024/2025 sebesar 84 persen,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, tingkat pemanfaatan slot time yang tinggi menunjukkan pengelolaan jadwal penerbangan yang semakin optimal, sehingga mampu mengakomodasi lonjakan mobilitas penumpang.
Pergerakan pesawat dan extra flight
Selain penumpang, aktivitas penerbangan juga mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang Nataru 2025-2026, tercatat sekitar 76 ribu pergerakan pesawat di 37 bandara InJourney Airports.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2 ribu di antaranya merupakan penerbangan tambahan atau extra flight yang disiapkan untuk mengantisipasi tingginya permintaan perjalanan udara selama musim liburan.
Daftar bandara paling sibuk
Selama periode Nataru 2025/2026, lima bandara mencatatkan jumlah penumpang dan penerbangan tertinggi. Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, berada di posisi teratas dengan melayani sekitar 3,5 juta penumpang dan 23 ribu penerbangan.
Posisi kedua ditempati Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang melayani sekitar 1,4 juta penumpang dengan 9 ribu penerbangan. Disusul Bandara Juanda, Surabaya, dengan 863 ribu penumpang dan 6 ribu penerbangan.
Selanjutnya, Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, mencatatkan 603 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan. Sementara Bandara Kualanamu, Deli Serdang, melayani sekitar 486 ribu penumpang dengan jumlah penerbangan yang juga mencapai 4 ribu.
Tingginya mobilitas ini mencerminkan peran strategis transportasi udara dalam mendukung pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus menunjukkan kesiapan bandara nasional dalam menghadapi lonjakan penumpang berskala besar.



















































