Redaksi Pewarta.co.id
Selasa, Januari 06, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Prabowo Pamer Indonesia Swasembada Beras dalam Setahun dari Target Empat Tahun |
PEWARTA.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kabar penting terkait ketahanan pangan nasional. Indonesia resmi mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025, jauh lebih cepat dari target awal yang dipatok dalam empat tahun.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo di hadapan publik saat menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa swasembada beras menjadi salah satu prioritas strategis pemerintah sejak awal masa kepemimpinannya.
“Saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun,” ujar Prabowo.
Namun, target yang semula dinilai ambisius itu justru berhasil direalisasikan dalam waktu singkat. Berkat sinergi lintas sektor dan kerja keras berbagai pihak, Indonesia mampu memenuhi kebutuhan beras nasional secara mandiri hanya dalam satu tahun.
Prabowo mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 Indonesia sama sekali tidak melakukan impor beras. Kondisi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi ketahanan pangan Tanah Air, sekaligus menunjukkan kemandirian sektor pertanian nasional.
“Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali. Tahun 2025. Target empat tahun, kita bisa capai dalam waktu satu tahun,” imbuh Prabowo.
MASIH TERKAIT!
Prabowo Sindir Pakar Omon-omon, Sebut Suka Ngarang di Medsos, Siapa yang Dimaksud?
Tidak hanya berdampak bagi dalam negeri, kebijakan Indonesia untuk menghentikan impor beras juga membawa pengaruh positif di tingkat global. Menurut Prabowo, langkah tersebut turut menekan harga beras dunia hingga mengalami penurunan signifikan.
“Kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Turun ratusan dolar seluruhnya. Jadi, banyak negara berterima kasih sama kita,” ujar Kepala Negara.
Ke depan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga dan memperkuat keberlanjutan swasembada beras.
Upaya tersebut akan ditempuh melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta optimalisasi teknologi dan inovasi guna memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga dalam jangka panjang.



















































