Rute Pesawat Langsung Kota Baru-Jakarta Resmi Meluncur Juni 2026, AirAsia Siap Layani Penerbangan Baru

8 hours ago 13

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Senin, Mei 11, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Rute Pesawat Langsung Kota Baru-Jakarta Resmi Meluncur Juni 2026, AirAsia Siap Layani Penerbangan Baru
Maskapai AirAsia siap melayani rute penerbangan langsung Kota Baru-Jakarta mulai Juni 2026.

PEWARTA.CO.ID — Kabar baik bagi masyarakat Indonesia dan Malaysia. Rute penerbangan langsung yang menghubungkan Kota Baru, Malaysia, dengan Jakarta dipastikan akan segera beroperasi pada Juni 2026.

Kehadiran jalur udara baru ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas warga dari kedua negara serumpun tersebut.

Pelaksana Tugas Duta Besar Malaysia, Farzamie Sarkawi, mengumumkan rencana tersebut saat berada di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

"Saya juga mahu beritahu minggu depan ini tanggal 12 hingga 16 akan ada lawatan daripada Ketua Menteri Kelantan di sini, ya, Chief Minister of Kelantan yang akan merasmikan nanti launching of direct flight from Kota Baru ke Jakarta pada bulan enam. Insaallah. Jadi ini flight-nya Air Asia pada bulan enam," ucap Farzamie Sarkawi.

AirAsia akan layani rute baru Kota Baru-Jakarta

Farzamie menjelaskan, penerbangan langsung tersebut akan dilayani oleh maskapai AirAsia mulai Juni mendatang.

Pembukaan rute penerbangan Kota Baru-Jakarta ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam sektor transportasi dan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia.

Malaysia sendiri menargetkan nilai perdagangan bilateral dengan Indonesia dapat terus meningkat melalui berbagai kerja sama strategis yang telah dibangun selama ini.

Momentum jelang 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia

Dalam kesempatan itu, Farzamie juga menyinggung momen penting yang akan datang, yakni peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia pada tahun depan.

"Tahun depan 70 tahun hubungan diplomatik Malaysia dan Indonesia. Bila Malaysia merdeka pada tahun 1957, Indonesia terus recognize Malaysia. Dan tahun depan sudah 70 tahun," kata Farzamie Sarkawi.

Menurutnya, hubungan erat kedua negara tercermin tidak hanya dalam diplomasi resmi, tetapi juga melalui berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan olahraga bersama.

Alumni Run jadi simbol persaudaraan serumpun

Pernyataan tersebut disampaikan Farzamie saat menghadiri agenda Alumni Run Putrajaya-Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026.

Ajang olahraga itu menjadi wadah bagi ratusan hingga ribuan peserta untuk mempererat persaudaraan antara warga Indonesia dan Malaysia.

Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan tersebut juga disebut menjadi simbol stabilitas hubungan kedua negara yang selama ini terus terjaga.

Nilai perdagangan dan kunjungan wisata terus meningkat

Farzamie menuturkan, kerja sama ekonomi Indonesia dan Malaysia terus menunjukkan perkembangan positif.

"Kita punya trade (perdagangan) yang besar antara Indonesia dan Malaysia, 26 bilion dolar pada tahun lalu. Dan jumlah wisatawan juga besar. Malaysia adalah penyumbang yang paling besar jumlah wisata ke Indonesia dalam 2 juta turis daripada Malaysia ke Indonesia dan 4 juta Indonesian yang ke Malaysia," ujar Farzamie Sarkawi.

Data tersebut menunjukkan tingginya mobilitas warga antarnegara yang dinilai akan semakin terdorong dengan hadirnya rute penerbangan langsung baru tersebut.

Pendidikan jadi fokus kerja sama berikutnya

Selain perdagangan dan pariwisata, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama dalam penguatan hubungan kedua negara.

Director Education Malaysia Indonesia (EMI), Hasnul Faizal Hushin Amri, menegaskan pentingnya kolaborasi pendidikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di masa depan.

"Kita mau kerja sama ini lebih baik lagi antara Malaysia dan Indonesia sebab kita sebagai saudara serumpun, kita negara tetangga. Kita harapkan ada banyak lagi kerja sama dalam pendidikan mana-mana dua-dua negara saling sokong-menyokong untuk pembangunan khususnya kepada menuju Indonesia Emas pada 2045 nanti," kata Hasnul Faizal Hushin Amri.

Menurutnya, perguruan tinggi di kedua negara memiliki kapasitas besar untuk mendorong inovasi dan mencetak tenaga kerja terampil melalui berbagai program pendidikan lintas negara.

Ratusan peserta ramaikan Alumni Run Putrajaya-Jakarta

Hasnul juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan Alumni Run Putrajaya-Jakarta.

"Di sini pesertanya sekitar 300-an, di sana juga ratusan peserta yang hadir di sana. Kebanyakan di sana orang-orang Malaysia tapi ada juga orang-orang Indonesia yang di Malaysia dan juga para pekerja-pekerja yang ada di Malaysia," ujar Hasnul Faizal Hushin Amri saat mengomentari kegiatan Alumni Run Putrajaya-Jakarta.

Dengan dibukanya rute penerbangan langsung Kota Baru-Jakarta pada Juni 2026, hubungan Indonesia dan Malaysia diproyeksikan semakin erat, baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, maupun pertukaran masyarakat antarnegara.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |