Serangan AS–Israel ke Iran Tewaskan 926 Orang, Termasuk Wanita dan Anak-anak

6 hours ago 7

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, Maret 05, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Serangan AS–Israel ke Iran Tewaskan 926 Orang, Termasuk Wanita dan Anak-anak
Serangan AS–Israel ke Iran Tewaskan 926 Orang, Termasuk Wanita dan Anak-anak

PEWARTA.CO.ID — Serangan militer gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran dilaporkan menelan korban jiwa dalam jumlah besar.

Hingga Rabu (4/3/2026), sedikitnya 926 orang dilaporkan tewas akibat rentetan bombardir yang terjadi sejak akhir Februari.

Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Iran melalui juru bicaranya, Hossein Kermanpour. Informasi ini juga dikutip oleh kantor berita Anadolu dalam laporannya.

Menurut Kermanpour, selain korban meninggal, ribuan warga juga mengalami luka-luka akibat serangan udara yang berlangsung intens sejak Sabtu hingga pukul 17.00 waktu setempat pada 4 Maret.

Ribuan korban luka akibat bombardir

Berdasarkan data terbaru, total korban luka mencapai 6.186 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.054 korban masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit.

Sementara itu, 3.545 orang dilaporkan telah selesai menjalani perawatan medis dan diizinkan pulang. Selain itu, 552 korban lainnya hanya mendapatkan penanganan medis langsung di lokasi kejadian tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Kermanpour juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tenaga medis telah melakukan sedikitnya 502 operasi bedah untuk menangani korban yang mengalami luka serius akibat serangan tersebut.

Banyak korban wanita dan anak-anak

Data resmi dari pemerintah Iran menunjukkan bahwa sebagian korban jiwa berasal dari kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak.

Kementerian Kesehatan Iran mencatat sekitar 13 persen korban tewas merupakan perempuan, sementara 87 persen lainnya adalah laki-laki.

Situasi yang lebih memprihatinkan terlihat dari jumlah korban anak-anak. Setidaknya 180 korban meninggal tercatat berusia di bawah 18 tahun. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya bahkan masih berusia di bawah lima tahun.

Korban termuda yang meninggal dunia dilaporkan berusia satu tahun dan berasal dari ibu kota Teheran.

Ratusan anak juga terluka

Tidak hanya korban jiwa, kelompok anak-anak juga banyak menjadi korban luka dalam serangan tersebut.

Dari total korban luka, sebanyak 301 orang tercatat berusia di bawah 18 tahun. Sementara itu, 39 korban lainnya bahkan masih berusia di bawah lima tahun.

Kementerian Kesehatan Iran menyebutkan bahwa korban luka termuda adalah bayi laki-laki berusia enam bulan. Di sisi lain, korban tertua yang mengalami luka-luka adalah seorang pria berusia 91 tahun.

Pemimpin tertinggi Iran ikut tewas

Serangan skala besar yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat sejak Sabtu disebut-sebut menargetkan sejumlah fasilitas strategis di Iran.

Dalam laporan yang beredar, serangan tersebut juga menewaskan Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, bersama sejumlah pejabat militer senior lainnya.

Kematian tokoh penting tersebut menambah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang sebelumnya sudah memanas.

Iran melancarkan serangan balasan

Menanggapi bombardir tersebut, Iran tidak tinggal diam. Pemerintah negara itu segera meluncurkan serangan balasan menggunakan pesawat nirawak dan rudal.

Serangan balasan tersebut diarahkan ke wilayah Israel serta beberapa negara di kawasan Teluk yang diketahui menjadi lokasi penempatan aset militer Amerika Serikat.

Langkah ini menandai eskalasi konflik yang semakin serius, dengan potensi meluasnya perang di kawasan Timur Tengah apabila kedua pihak terus meningkatkan serangan militer mereka

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |