TNI Bangun Jalan dan Jembatan di Desa Seko Besar, Akses Warga Tak Lagi Terisolir

6 hours ago 10

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, April 24, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

TNI Bangun Jalan dan Jembatan di Desa Seko Besar, Akses Warga Tak Lagi Terisolir
TNI Bangun Jalan dan Jembatan di Desa Seko Besar, Akses Warga Tak Lagi Terisolir

PEWARTA.CO.ID — Upaya membuka keterisolasian wilayah terus dilakukan oleh TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Salah satu sasaran kegiatan tersebut adalah Desa Seko Besar, Kabupaten Sarolangun, Jambi, yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan akses transportasi yang sulit, terutama saat musim hujan tiba.

Selama puluhan tahun, warga Desa Seko Besar harus menghadapi kondisi jalan yang memprihatinkan. Ketika hujan turun, jalur utama menuju desa menjadi tidak dapat dilalui, sehingga aktivitas masyarakat praktis terhenti. Kondisi ini juga berdampak langsung pada perekonomian warga, khususnya dalam distribusi hasil perkebunan yang kerap tidak bisa diangkut keluar desa.

Keterbatasan anggaran pembangunan dari pemerintah sebelumnya membuat perbaikan jalan tersebut belum terealisasi secara maksimal. Akibatnya, potensi ekonomi warga tidak berkembang karena hasil kebun sering kali terbuang sia-sia tanpa bisa dijual ke pasar.

Perbaikan jalan jadi prioritas utama

Melalui program TMMD ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0420/Sarko, pembangunan infrastruktur di Desa Seko Besar kini mulai dilakukan. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah perbaikan akses jalan menuju desa sepanjang 4,7 kilometer.

Kapten Inf Husnan Efendi menjelaskan bahwa kondisi jalan yang ada selama ini sangat menghambat aktivitas masyarakat, terutama saat musim penghujan.

"Jalannya tidak bisa dilalui jika musim hujan turun, masyarakat selama ini tidak bisa mengeluarkan hasil kebunnya atau bahkan tidak bisa beraktivitas jika hujan turun. Untuk itulah perbaikan jalan ini menjadi fokus utama sasaran TMMD ke 128 kodim 0420/Sarko" ujar Kapten Inf Husnan, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, perbaikan jalan tersebut tidak memungkinkan dilakukan secara manual karena tingkat kerusakannya cukup parah. Oleh karena itu, pihaknya akan mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pembangunan.

"Perbaikan jalan ini tidak bisa manual, karena kerusakannya cukup parah, kita harus gunakan alat berat. Selain itu beberapa titik harus kita pasang gorong-gorong atau bahkan nanti kita buatkan jembatan agar aliran air tidak lagi merusak jalan,"tandasnya.

Harapan baru bagi warga desa

Kehadiran program TMMD ini membawa harapan besar bagi masyarakat Desa Seko Besar. Selain membuka akses transportasi, pembangunan jalan juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Seko Besar, Fatur, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada TNI atas perhatian yang diberikan kepada desanya.

"Selama ini jika musim hujan aktivitas mati total karena jalan satu-satunya menuju desa kami tidak bisa dilalui. Hasil kebun pun tidak terangkut hingga tidak ada harganya,”ujarnya.

Ia menilai, meski kegiatan TMMD baru berjalan beberapa hari, dampaknya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendorong pergerakan ekonomi desa.

“Kami sangat bersyukur berkat tangan TNI yang baru beberapa hari melakukan kegiatan TMMD sudah bisa mengangkat perekonomian warga," tutup Fatur.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |