Video Call Parera 11 Menit Viral, Diduga Dijebak Pria Mengaku Sultan

22 hours ago 10

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, Januari 08, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Video Call Parera 11 Menit Viral, Diduga Dijebak Pria Mengaku Sultan
Video Call Parera 11 Menit Viral, Diduga Dijebak Pria Mengaku Sultan

PEWARTA.CO.ID — Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya video Parera viral yang ramai dibicarakan sejak Rabu, 7 Januari 2026.

Rekaman berdurasi sekitar 11 menit itu menyebar cepat di berbagai platform, khususnya X dan TikTok, hingga memicu rasa penasaran warganet.

Video tersebut menampilkan momen video call yang dinilai tidak pantas antara Parera—yang disebut-sebut aktif sebagai kreator di TikTok—dengan seorang pria.

Seiring meluasnya penyebaran rekaman itu, nama Parera pun mendadak menjadi perbincangan hangat dan tautan video terkait diburu banyak pengguna internet.

Rekaman video call bocor dan menyebar

Berdasarkan penelusuran, video call tersebut diduga merupakan percakapan pribadi Parera dengan seorang pria yang diyakini sebagai sosok dekatnya. Namun, rekaman itu kemudian bocor ke media sosial dan menyebar luas tanpa kendali.

Unggahan terkait video tersebut disertai beragam narasi. Salah satunya menyebut, "Parera TikTok 11 menit blunder," tulis sebuah akun di platform X, yang kemudian memicu gelombang spekulasi baru di kalangan warganet.

Dugaan jebakan pria mengaku sultan

Tak sedikit pengguna media sosial yang menduga Parera menjadi korban jebakan. Spekulasi berkembang bahwa pria dalam video call tersebut adalah pelaku kejahatan yang sengaja mendekati Parera dengan identitas palsu.

Dalam narasi yang beredar, pria itu disebut mengaku sebagai sosok “sultan” atau orang kaya raya untuk menarik perhatian dan membangun hubungan dekat.

Setelah berhasil menjalin kedekatan, pelaku diduga memancing video call tidak senonoh, merekamnya, lalu memeras korban. Rekaman itulah yang kemudian tersebar dan menjadi viral.

KONTEN SERUPA!

Viral Video Call 23 Detik Diduga Libatkan Kadis Batam, Bantah Rekaman Asli

Imbauan: Jangan asal klik link video viral

Di tengah rasa penasaran publik, masyarakat diimbau untuk tidak gegabah mengklik tautan yang mengklaim berisi link video Parera viral.

Mengakses tautan mencurigakan, terlebih yang berbau konten dewasa, dapat menimbulkan risiko serius bagi keamanan digital dan privasi pengguna.

Risiko keamanan yang mengintai

Berikut sejumlah bahaya yang perlu diwaspadai saat mengklik link video viral dari sumber tak jelas:

Malware dan virus: Tautan palsu kerap menyamar sebagai pembaruan aplikasi, padahal justru memasang perangkat lunak berbahaya yang dapat mengendalikan sistem.

Phishing: Data pribadi seperti akun, kata sandi, hingga informasi sensitif berpotensi dicuri untuk pemerasan.

Ransomware: Perangkat dapat terkunci dan korban dipaksa membayar tebusan untuk mendapatkan kembali akses.

Pencurian data: Informasi penting, termasuk email dan data keuangan, bisa diretas dan disalahgunakan.

Pelanggaran hukum: Mengakses atau menyebarkan konten ilegal berisiko melanggar undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Adware ekstrem: Paparan iklan dan konten tak diinginkan yang berpotensi merusak kenyamanan dan keamanan pengguna.

Pengguna internet disarankan tetap waspada, memeriksa keaslian URL, serta menggunakan perlindungan antivirus sebelum membuka tautan apa pun.

Menghindari klik link mencurigakan menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan digital di tengah maraknya video viral di media sosial.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |