Viral Video Call 23 Detik Diduga Libatkan Kadis Batam, Bantah Rekaman Asli

2 hours ago 6

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Januari 02, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Viral Video Call 23 Detik Diduga Libatkan Kadis Batam, Bantah Rekaman Asli
Viral rekaman video call 23 detik diduga melibatkan seorang kadis di Batam. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi 23 detik yang menampilkan seorang pria sedang melakukan panggilan video dengan seorang wanita.

Rekaman singkat tersebut dengan cepat menyebar luas dan memantik perbincangan publik.

Dalam video yang viral itu, sosok pria yang terlihat disebut-sebut memiliki kemiripan dengan seorang kepala dinas atau kadis di Kota Batam.

Beberapa gestur tubuh dan potongan percakapan di dalam video dinilai tidak pantas oleh sebagian warganet sehingga menuai kecaman dan desakan agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi.

Reaksi publik pun beragam. Ada yang mengecam keras isi video tersebut karena dianggap melanggar norma kepatutan, sementara lainnya menuntut kejelasan mengenai identitas pria yang terekam dalam video call itu.

Isu semakin meluas setelah muncul dugaan bahwa pria dalam video tersebut adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau. Dugaan ini membuat sorotan publik kian tajam.

Dalam potongan rekaman yang beredar, pria tersebut tampak beberapa kali menunjuk ke arah bagian tubuh sensitifnya sambil tertawa. Percakapan dengan lawan bicara perempuan pun terdengar jelas.

“Apa itu, celana doang,” tanya suara perempuan dalam video, yang kemudian ditanggapi kembali oleh pria tersebut.

Bantahan dan klaim rekayasa AI

Menanggapi kehebohan yang berkembang, Gustian Riau akhirnya angkat bicara. Ia secara tegas membantah bahwa pria dalam video tersebut adalah dirinya.

“Itu semuanya hasil AI terkait video yang beredar,” ujar Gustian Riau saat dimintai keterangan, Senin (29/12/2025).

Menurut Gustian, video yang viral tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia juga menduga kuat peredaran video itu berkaitan dengan upaya pemerasan yang menargetkan dirinya.

Ia mengaku bukan kali pertama menjadi sasaran modus serupa. Foto-foto serta data pribadinya yang diambil dari media sosial disebut dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk membuat konten palsu berbasis AI.

“Tujuannya untuk memeras uang. Ini sudah sering terjadi, foto-foto dari media sosial diambil lalu dimanipulasi menjadi AI,” jelasnya.

Pemkot Batam lakukan pemeriksaan internal

Di sisi lain, Pemerintah Kota Batam memastikan tidak tinggal diam menyikapi video yang diduga mengandung unsur asusila tersebut. Proses pemeriksaan internal terhadap Gustian Riau kini tengah berjalan.

“Pemkot Batam saat ini sedang memproses dugaan tersebut secara kepegawaian sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, Senin (29/12/2025).

Rudi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari mekanisme internal pemerintahan yang mengacu pada ketentuan perundang-undangan di bidang kepegawaian.

“Proses ini dilakukan berdasarkan ketentuan mekanisme kepegawaian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Disiplin PNS,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah seluruh tahapan administrasi pemeriksaan rampung, hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan daerah dan kemudian diinformasikan kepada masyarakat.

“Setelah seluruh proses administrasi selesai, hasilnya akan kami laporkan kepada pimpinan,” katanya.

Rudi juga menegaskan komitmen Pemkot Batam dalam menjaga profesionalitas dan integritas aparatur sipil negara. Setiap laporan yang masuk, menurutnya, akan ditangani secara objektif dan sesuai prosedur.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari proses yang sedang berlangsung.

“Pada prinsipnya, kami menghormati proses yang tengah berlangsung dan menunggu hasil akhirnya. Pemko Batam tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sampai ada keputusan yang sah,” pungkasnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |