Wuling Starlight 560 Tertangkap Uji Jalan, Sinyal SUV PHEV Baru Siap Masuk Indonesia?

1 day ago 14

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, Januari 06, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Wuling Starlight 560 Tertangkap Uji Jalan, Sinyal SUV PHEV Baru Siap Masuk Indonesia?
Wuling Starlight 560 Tertangkap Uji Jalan, Sinyal SUV PHEV Baru Siap Masuk Indonesia?

PEWARTA.CO.ID — Langkah Wuling Motors di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia kembali mencuri perhatian. Baru-baru ini, sebuah SUV dengan balutan stiker kamuflase kepergok tengah menjalani uji jalan di sejumlah ruas jalan Tanah Air.

Kendaraan tersebut kuat diduga merupakan Wuling Starlight 560, model SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang dipersiapkan untuk memperluas jangkauan produk Wuling di segmen elektrifikasi domestik.

Kemunculan unit ini langsung memantik spekulasi bahwa Wuling tengah serius menggarap pasar PHEV di Indonesia. Apalagi, kehadiran Starlight 560 disebut-sebut bakal menjadi pelengkap, bahkan pengganti, bagi lini Wuling Almaz yang belakangan mulai tertekan oleh gempuran SUV asal Tiongkok lainnya.

Soal nama, bukan tidak mungkin Wuling akan mengusung nomenklatur berbeda demi menyesuaikan strategi branding di pasar lokal.

Tak hanya versi PHEV, Starlight 560 juga diyakini bakal hadir dalam varian full electric (EV). Strategi ini mirip dengan pendekatan yang diterapkan Wuling pada model lain, di mana konsumen diberi pilihan teknologi elektrifikasi sesuai kebutuhan.

Dimensi dan posisi pasar

Mengacu pada spesifikasi global, Wuling Starlight 560 masuk kategori medium SUV dengan dimensi yang cukup bongsor. Mobil ini memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, serta jarak sumbu roda 2.810 mm.

Di negara asalnya, Starlight 560 dipasarkan sebagai SUV lima penumpang. Namun, bila resmi masuk Indonesia, peluang hadirnya opsi tujuh penumpang tetap terbuka.

Ground clearance setinggi 180 mm menunjukkan orientasi penggunaan yang lebih condong ke kebutuhan perkotaan dan perjalanan antar kota, ketimbang medan semi off-road. Dengan ukuran tersebut, Starlight 560 berpotensi bersaing langsung di segmen SUV menengah yang cukup gemuk peminatnya.

Performa mesin dan sistem hybrid

Dari sisi dapur pacu, Starlight 560 PHEV mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor listrik. Sistem ini ditopang baterai berkapasitas 20,5 kWh.

Tenaga gabungan yang dihasilkan mencapai 145 kW atau setara 197 PS, dengan torsi puncak 230 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan melalui sistem penggerak FWD.

Untuk penggunaan mode listrik murni, jarak tempuhnya diklaim mampu mencapai 130 km berdasarkan siklus CLTC, khusus untuk varian baterai besar. Klaim ini menjadikannya cukup ideal untuk aktivitas harian tanpa harus sering mengandalkan mesin bensin.

Pengisian daya dan bobot kendaraan

Urusan pengisian daya, Wuling memberikan fleksibilitas yang terbilang kompetitif. Pengisian menggunakan arus AC dari kondisi baterai 20 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 6,5 jam.

Sementara itu, untuk varian tertentu sudah mendukung pengisian cepat DC, yang memungkinkan pengisian dari 30 ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Bobot kendaraan berada di kisaran 1.765 kg, bergantung pada spesifikasi baterai yang digunakan. Angka ini masih tergolong wajar untuk SUV berteknologi PHEV dengan dimensi cukup besar.

Fitur keselamatan dan bantuan berkendara

Soal keselamatan, Wuling Starlight 560 dibekali fitur yang cukup komprehensif. Sistem keselamatan aktif seperti ESC, ABS, EBD, VDC, TCS, hingga HBA, HHC, ESS, dan TPMS sudah disematkan sebagai standar. Perlindungan pasif juga tak kalah lengkap dengan hadirnya dual front airbags, side airbags, serta side curtain airbag.

Untuk membantu manuver parkir, tersedia sensor belakang empat titik. Tak ketinggalan, teknologi ADAS turut menjadi bagian dari paket keselamatan, menegaskan fokus Wuling pada aspek keamanan pengemudi dan penumpang.

Kenyamanan kabin dan fitur interior

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Wuling membekali Starlight 560 dengan panoramic sunroof, sistem AC otomatis, keyless entry, serta kursi pengemudi elektrik enam arah dan kursi penumpang depan elektrik empat arah. Menariknya, kursi depan sudah dilengkapi fitur pemanas dan ventilasi.

Tak berhenti di situ, kursi baris belakang pun dibekali seat heating, sebuah fitur yang tergolong langka di kelas SUV menengah. Untuk kepraktisan, power tailgate juga tersedia guna memudahkan akses bagasi.

Sistem hiburan dan konektivitas

Pada sektor hiburan, layar sentuh berukuran 15,6 inci menjadi pusat kendali utama. Layar ini terintegrasi dengan kamera mundur, sensor parkir, serta tampilan kamera 360 derajat dan 180 derajat. Sistem audio menggunakan enam speaker, didukung radio, USB, Bluetooth, WiFi, hingga car network.

Paket intelligent driving turut disematkan, mencakup fitur seperti Autonomous Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), dan Lane Departure Warning (LDW) untuk meningkatkan rasa aman selama berkendara.

Peluang meluncur di Indonesia

Tertangkapnya unit uji jalan di Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa Wuling Starlight 560 tengah dipersiapkan untuk melantai resmi di pasar domestik.

Jika benar-benar diluncurkan, SUV PHEV ini berpotensi menjadi senjata baru Wuling untuk mengisi celah pasar sekaligus memperkaya portofolio kendaraan elektrifikasi mereka.

Kini, publik tinggal menunggu pernyataan resmi dari Wuling Motors terkait jadwal peluncuran, spesifikasi final, serta strategi harga yang akan diterapkan di Indonesia.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |