Setya Novanto Bebas Bersyarat, Ini yang Pertama Kali Dilakukannya Usai Tinggalkan Lapas Sukamiskin

1 week ago 27

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, Agustus 19, 2025

Perkecil teks Perbesar teks

Setya Novanto Bebas Bersyarat, Ini yang Pertama Kali Dilakukannya Usai Tinggalkan Lapas Sukamiskin
Setya Novanto dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, akhirnya kembali menghirup udara bebas usai mendapatkan pembebasan bersyarat dari Lapas Sukamiskin.

Setelah keluar dari jeruji besi, hal yang pertama kali dilakukan Setya Novanto adalah meluangkan lebih banyak waktu bersama keluarga.

Kuasa hukumnya, Maqdir Ismail, menyebut prioritas pria yang akrab disapa Setnov itu, saat ini memang untuk berkumpul dengan orang-orang terdekatnya.

"Sepanjang yang saya tahu, beliau lagi mengutamakan untuk kumpul dengan keluarga," ujar Maqdir saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/8/2025).

Baca juga: Setya Novanto Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Dampaknya pada Masyarakat

Pembebasan bersyarat Setnov tak lepas dari putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus korupsi e-KTP yang menjeratnya.

Putusan PK Nomor 32/PK/Pid.sus/2020 tertanggal 4 Juni 2025 menetapkan pengurangan masa hukuman Setnov dari semula 15 tahun menjadi 12 tahun 6 bulan atau setara 12,5 tahun penjara.

Tak hanya itu, Setnov juga telah memenuhi kewajiban finansialnya dalam kasus tersebut. Ia diketahui sudah melunasi denda sebesar Rp500 juta, yang dibuktikan melalui surat keterangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) No.B/5238/Eks.01.08/26/08 2025 tertanggal 14 Agustus 2025.

Selain denda, Setnov juga telah membayar uang pengganti sebesar Rp43,7 miliar. Masih tersisa Rp5,3 miliar yang belum dibayarkan, namun hal ini telah disesuaikan dengan ketetapan KPK yang memberikan opsi pidana subsider selama 2 bulan 15 hari jika kekurangan tersebut tidak segera dilunasi.

Dengan semua persyaratan yang sudah dipenuhi, jalan Setnov menuju kebebasan akhirnya terbuka. Kini, fokusnya bukan lagi dunia politik, melainkan memulihkan hubungan dengan keluarga setelah bertahun-tahun menjalani masa tahanan.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |