Viral Sopir Ngaku Dipalak Saat Antre BBM, SPBU Megang Lubuklinggau Minta Polisi Segera Bertindak

12 hours ago 10

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, Februari 22, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Viral Sopir Ngaku Dipalak Saat Antre BBM, SPBU Megang Lubuklinggau Minta Polisi Segera Bertindak
Viral Sopir Ngaku Dipalak Saat Antre BBM, SPBU Megang Lubuklinggau Minta Polisi Segera Bertindak

PEWARTA.CO.ID — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencuat di area SPBU Megang, Kota Lubuklinggau. Seorang sopir mengaku dimintai uang dengan dalih parkir saat tengah mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Peristiwa tersebut direkam dan diunggah ke media sosial hingga viral di Facebook. Dalam video itu, tampak seorang pria diduga melakukan pemalakan kepada para sopir yang sedang mengantre BBM, khususnya jenis solar.

Sopir yang merekam kejadian tersebut terdengar menyampaikan keluhannya secara langsung dalam video.

"Antri minyak diminta parkir, tolong Kapolda Sumatera Selatan, tolong dibantu Lubuklinggau nih," kata seorang sopir sara memvideokan oknum preman yang melakukan pungli di area lingkungan SPBU Megang.

Video tersebut memicu reaksi publik dan menimbulkan keresahan, terutama di kalangan sopir angkutan yang kerap mengisi BBM di lokasi tersebut.

SPBU bantah terlibat

Menanggapi viralnya rekaman itu, pihak SPBU Megang akhirnya angkat bicara. Pengawas SPBU Megang, Robi, menegaskan bahwa manajemen tidak mengetahui maupun mengenal pria yang diduga melakukan pungli tersebut.

"Kita berharap agar kepolisian menindaklanjutinya. Kami mengharapkan dari pihak yang berwenang terutama dari pihak kepolisian untuk menindak lanjuti," ujarnya pada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Robi menyebut, aksi oknum tersebut telah meresahkan para konsumen, khususnya pengendara yang hendak mengisi BBM jenis Bio Solar. Ia memastikan pria dalam video bukan bagian dari karyawan maupun pihak yang dipekerjakan SPBU.

"Kita tidak tahu, itu juga bukan kita yang mempekerjakannya. Jadi kami minta untuk kepolisian untuk menindaknya supaya keadaan bisa kondusif," pungkasnya.

Pihak SPBU berharap aparat kepolisian di wilayah Sumatera Selatan segera turun tangan agar situasi kembali kondusif dan tidak mengganggu aktivitas pengisian BBM.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |