GPCI Temui Kemlu Hari Ini, Desak Pembebasan 9 WNI yang Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

12 hours ago 10

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, Mei 21, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

GPCI Temui Kemlu Hari Ini, Desak Pembebasan 9 WNI yang Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza
GPCI Temui Kemlu Hari Ini, Desak Pembebasan 9 WNI yang Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

PEWARTA.CO.ID — Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dijadwalkan bertemu dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Kamis (21/5/2026).

Agenda tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperjuangkan pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap pasukan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Pertemuan itu juga menjadi bagian dari upaya koordinasi dengan sejumlah pihak terkait agar proses perlindungan terhadap para WNI dapat segera dilakukan.

Pengarah GPCI, Irvan Nugraha, menyebut pihaknya akan melakukan berbagai langkah bersama sejumlah lembaga, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kemlu RI.

"Insya Allah, akan ada beberapa lagi upaya bersama dengan Majelis Ulama Indonesia, terus juga kita akan bertemu dengan Kementerian Luar Negeri, Direktorat Perlindungan WNI, dan juga Direktorat Timur Tengah,” kata Pengarah GPCI Irvan Nugraha di kawasan Jakarta Selatan, Rabu 20 Mei 2026 malam.

GPCI dorong pembebasan secepatnya

Irvan menegaskan pihaknya akan terus mendorong pemerintah Indonesia serta instansi terkait agar segera mengambil langkah konkret demi membebaskan sembilan WNI tersebut.

“Kita terus juga berupaya untuk mendorong pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk membebaskan secepat-cepatnya,” ujar dia.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi adanya sembilan WNI yang diamankan oleh tentara Israel ketika mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

Misi tersebut diketahui berlangsung di kawasan perairan Siprus, Mediterania Timur, dalam rangka perjalanan menuju Gaza, Palestina.

Kemlu RI lakukan pendekatan intensif

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan pihak Kemlu bersama perwakilan Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

"Betul, berdasarkan informasi terkini pukul 07.13 WIB, 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, dilaporkan telah ditangkap Israel," kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, Rabu (20/5/2026).

Menurut Heni, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perlindungan terhadap seluruh WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

Daftar 9 WNI yang ditangkap Israel

Berikut daftar sembilan WNI yang dilaporkan ditangkap tentara Israel berdasarkan data dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI):

  1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  2. Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  3. Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef
  4. Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
  5. Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1
  6. Bambang Noroyono (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
  7. Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
  8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk
  9. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI) Kapal Ozgurluk

Kasus penangkapan sembilan WNI dalam misi kemanusiaan menuju Gaza ini kini menjadi perhatian publik. Upaya diplomasi dan perlindungan dari pemerintah Indonesia pun terus dinantikan agar para WNI dapat segera dibebaskan.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |