Redaksi Pewarta.co.id
Rabu, April 29, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Komunitas Vape Gelar Tes Urine Massal di Bekasi, Tegaskan Perang Lawan Narkoba |
PEWARTA.CO.ID — Komunitas vape Therion DNA Indonesia menggelar tes urine massal dalam agenda halal bihalal yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Langkah itu juga muncul di tengah wacana Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mengusulkan regulasi terkait penggunaan rokok elektrik atau vape dalam pembahasan revisi Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika.
Ketua Komunitas Vape Therion DNA Indonesia, Enggar Dwi Pambudi, menegaskan pihaknya mendukung penuh langkah Pemerintah dalam memberantas narkoba. Ia juga menilai vape tidak dapat disamakan dengan zat terlarang.
“Kita mendukung Pemerintah dan pihak kepolisian untuk memberantas narkoba, dan kita membuktikan bahwa Vape tidak bisa disamakan dengan narkoba,” ujar Enggar dalam kegiatan Halal Bihalal Komunitas Vape di Bekasi, Jawa Barat, dikutip Rabu (29/4/2026).
Ajang silaturahmi komunitas vape
Selain sebagai kegiatan sosial, halal bihalal tersebut juga menjadi wadah berkumpulnya para anggota komunitas vape, pecinta vape, hingga berbagai asosiasi dari sejumlah daerah di Indonesia.
Menurut Enggar, kegiatan itu sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkomunitas dan membangun citra positif vape di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang kumpul, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun citra positif komunitas vape di tengah masyarakat,” ujarnya.
Tes urine massal sebagai bentuk komitmen
Dalam acara tersebut, panitia menyediakan fasilitas tes urine massal bagi seluruh peserta yang hadir. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga lingkungan komunitas agar tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan zat terlarang lainnya.
Presiden Therion DNA Indonesia, Agung Heri Hartaji, menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa komunitas vape turut berperan dalam mendukung gerakan antinarkoba.
"Kami tidak dalam posisi untuk mengklaim sebagai yang paling sehat, namun kami percaya komunitas harus mengambil bagian dalam membangun kesadaran kegiatan ini adalah bagian dari edukasi dan deteksi dini berbasis kepedulian bersama," tandasnya.
Dihadiri berbagai asosiasi vape
Acara halal bihalal dan tes urine massal itu juga dihadiri sejumlah asosiasi serta pelaku industri vape nasional. Beberapa di antaranya yakni Asosiasi Ritel Vape Indonesia (ARVINDO), Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK), serta Perkumpulan Produsen E-liquid Indonesia (PPEI).
Selain itu, sejumlah influencer vape turut hadir meramaikan kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut.



















































