Microsoft Bakal Gunakan GPT-5 di Copilot, Pengguna Indonesia Bisa Mencoba Gratis

2 weeks ago 30

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Sabtu, Agustus 09, 2025

Perkecil teks Perbesar teks

Microsoft Bakal Gunakan GPT-5 di Copilot
Microsoft Bakal Gunakan GPT-5 di Copilot. (Dok. Microsoft)

PEWARTA.CO.ID — OpenAI secara resmi meluncurkan model bahasa terbaru mereka, GPT-5, pada Jumat (8/8/2025).

Model AI ini digadang-gadang sebagai yang paling cerdas hingga setara lulusan PhD. Tak butuh waktu lama, Microsoft langsung mengintegrasikannya ke berbagai produk unggulan, termasuk chatbot andalan mereka, Copilot.

Selain Copilot, GPT-5 juga ditanamkan pada layanan Microsoft 365 Copilot, Azure AI Foundry, GitHub Copilot, hingga Visual Studio Code. Pengumuman ini disampaikan Microsoft melalui situs resmi perusahaan.

"Hari ini Microsoft mengintegrasikan sistem AI terbaik OpenAI saat ini GPT-5, ke berbagai produk guna menghadirkan kemampuan pelaran baru dan penyempurnaan pada coding serta chat di seluruh platform," tulis Microsoft dalam pernyataan resminya, dikutip dari Microsoft News.

Microsoft menjelaskan bahwa kehadiran GPT-5 akan memberikan kemampuan penalaran yang lebih canggih bagi pengguna, baik individu maupun perusahaan, terutama saat menghadapi tugas-tugas kompleks.

Baca juga: OpenAI Resmi Rilis GPT-5, Klaim Jadi Model AI Paling Cerdas dan Tercepat di Dunia

Mode Smart di Copilot untuk jawaban lebih mendalam

Dalam Copilot, GPT-5 hadir melalui mode baru bernama Smart. Mode ini dirancang untuk memberikan jawaban yang lebih komprehensif dibandingkan mode Copilot lainnya, sehingga cocok digunakan untuk pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam.

Sementara itu, di Microsoft 365 Copilot, GPT-5 akan membantu pengguna memahami konteks obrolan panjang, fokus pada pertanyaan kompleks, serta menganalisis dokumen, e-mail, dan berkas secara lebih akurat.

"Pelanggan Microsoft 365 Copilot dapat bernalar melalui e-mail, dokumen, dan berkas, memungkinkan pengguna korporat untuk menerapkan model OpenAI tercanggih agar tetap bertanggungjawab atas pekerjaan dan menjadi lebih produktif," ungkap Microsoft.

Baca juga: Keunggulan GPT-5: OpenAI Klaim Produknya Bisa Saingi Kepintaran Pakar di 40 Bidang Keilmuan

Pengalaman coding lebih efisien di GitHub Copilot dan Visual Studio Code

Bagi pengembang, GPT-5 membawa kemampuan menulis, menguji, hingga mengeksekusi kode secara otomatis. Bahkan, AI ini mampu mengerjakan tugas agentic, yaitu menyelesaikan pekerjaan kompleks secara mandiri layaknya agen, tanpa campur tangan manusia di setiap tahap.

OpenAI mengklaim GPT-5 dapat menangani proyek coding panjang dengan efisiensi tinggi dan ketelitian lebih baik. Integrasinya di Azure AI Foundry juga mempermudah pengembang mengakses teknologi ini secara langsung dari platform tersebut.

Baca juga: OpenAI GPT-5: Fitur Terbaru, Harga Versi Plus dan Pro, Serta Fungsi Utama Model

Sudah bisa dicoba gratis di Indonesia

Kabar baiknya, GPT-5 sudah tersedia untuk pengguna Copilot gratis di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Anda dapat mengaksesnya melalui situs copilot.microsoft.com atau aplikasi Copilot di perangkat Windows, Mac, Android, maupun iOS.

Pantauan media ini pada Sabtu (9/8/2025) menunjukkan Copilot dengan GPT-5 sudah aktif di perangkat Windows 11 Pro 64-bit di Indonesia. Mode Smart dapat langsung dipilih, meski waktu responsnya sedikit lebih lama dibandingkan mode lain—yakni antara 2 hingga 30 detik.

Bagi pengguna GitHub Copilot, GPT-5 tersedia untuk paket berbayar. Sementara itu, di Azure AI Foundry, semua pengembang bisa memanfaatkan model AI ini tanpa batasan wilayah.

Dengan kehadiran GPT-5, Microsoft dan OpenAI membuka peluang baru dalam produktivitas, coding, serta pemrosesan informasi yang lebih cerdas—dan kini, teknologi ini sudah ada di genggaman pengguna Indonesia.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |