Polisi menemukan cairan yang diduga berkaitan dengan kematian pria di GBK. Sampel kini diperiksa di laboratorium forensik.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Senin, September 14, 2026
![]() |
| Jenazah pria ditemukan di area Plaza Utara dekat Pintu 10 Gelora Bung Karno, Jakarta. (Ilustrasi) |
PEWARTA.CO.ID — Polisi menemukan cairan yang diduga berkaitan dengan kematian seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Temuan tersebut kini diperiksa di laboratorium forensik RS Polri Kramat Jati untuk mengetahui lebih lanjut kandungannya.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan cairan itu menjadi salah satu barang bukti dalam penyelidikan kasus tersebut.
"Barang bukti berupa cairan yang dicurigai menyebabkan kematian," kata Dhimas, Minggu (13/9/2026).
Menurut Dhimas, pemeriksaan terhadap cairan tersebut masih berlangsung di laboratorium forensik. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.
"Sedang diperiksa di laboratorium forensik," tambahnya.
Kronologi penemuan jenazah di GBK
Jenazah pria tersebut ditemukan di kawasan GBK pada Rabu (9/9/2026). Sebelum ditemukan, korban sempat mengunggah pesan di media sosial yang mengindikasikan dirinya hendak mengakhiri hidup.
Informasi tersebut diketahui oleh seorang teman korban yang sedang berada di kawasan GBK. Saksi kemudian melihat unggahan korban di Instagram yang berisi pesan mengenai keinginan untuk bunuh diri.
Setelah menerima pesan SOS tersebut, saksi berupaya mencari korban dengan menggunakan informasi lokasi yang diterima. Pencarian awal dilakukan sendiri, tetapi belum menemukan keberadaan korban.
Upaya pencarian kemudian diperluas dengan meminta bantuan petugas keamanan lainnya. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di area Plaza Utara, dekat Pintu 10 GBK.
Temuan cairan yang kini diperiksa di laboratorium forensik menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui kaitannya dengan kematian korban. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum dapat menarik kesimpulan lebih lanjut.



















































