Industri Alas Kaki dan Sepatu Gencar Genjot TKDN, Target Naik 5 Persen di 2025

2 weeks ago 25

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Agustus 15, 2025

Perkecil teks Perbesar teks

Industri Alas Kaki dan Sepatu Gencar Genjot TKDN, Target Naik 5 Persen di 2025
Eddy Widjanarko, Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia. (Foto: Dok. Syifa Nur Layla/SWA.co.id)

PEWARTA.CO.ID — Industri alas kaki dan sepatu nasional tengah mengintensifkan langkah untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), terutama dalam hal penggunaan bahan baku lokal dan mesin produksi.

Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Eddy Widjanarko, membeberkan bahwa saat ini sekitar 40% produksi sepatu di Tanah Air telah menggunakan bahan baku dari dalam negeri.

“Kita impor (bahan baku) 50-60%. Jadi persentase itu diupayakan untuk membeli bahan baku dari Indonesia,” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (14/8/2025).

Eddy menargetkan, tahun ini porsi TKDN untuk bahan baku dapat meningkat sebesar 5%. Sejumlah bahan baku yang digunakan di industri sepatu meliputi kulit asli, kulit imitasi, polivinil klorida (PVC), hingga ethylene vinyl acetate (EVA).

Pasokan bahan-bahan tersebut umumnya berasal dari wilayah Tangerang, Semarang, serta beberapa daerah di Jawa Timur.

Baca juga: Brand Alas Kaki Asal Malaysia Ekspansi Bisnis Besar-besaran di Bali, Incar Pasar Tropis Indonesia

Di sisi lain, kebutuhan mesin pembuat sepatu masih mengandalkan impor, meski kini mulai ada perkembangan positif.

Eddy mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan luar negeri mulai menanamkan modal di Indonesia dengan memproduksi sebagian mesin secara lokal.

“Mereka (perusahaan luar) mulai investasi di Indonesia. Ada yang bahan utama mesin diimpor lalu dirakit di sini. Jadi pelan-pelan (capai TKDN mesin),” pungkasnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |