Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

17 hours ago 9

Satpam Waduk Jatiluhur ditemukan tewas dengan tangan terborgol. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan, memeriksa saksi, dan mengusut penyebab kematian.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Sabtu, Juli 25, 2026

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

PEWARTA.CO.ID — Warga di sekitar kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan jasad seorang petugas satuan pengamanan (satpam) yang mengambang di tepian waduk. Korban diketahui bernama Sumarna (40) dan ditemukan dalam kondisi kedua tangannya masih terborgol pada Jumat (24/7/2026).

Penemuan tersebut langsung memicu perhatian masyarakat karena kondisi korban dinilai tidak wajar. Aparat kepolisian kini masih mendalami penyebab pasti kematian sambil mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian.

Korban ditemukan dengan tangan masih terborgol

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, membenarkan bahwa korban ditemukan dengan kedua tangan dalam keadaan terborgol.

"Saat ditemukan di lokasi, kondisi lengan korban memang dalam keadaan terborgol. Pihak kami masih melakukan penyelidikan intensif guna mengumpulkan bukti-bukti dan mendalami penyebab pasti kematian korban," ujar AKP I Made Purwantara.

Hingga saat ini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab maupun motif di balik kematian korban. Seluruh kemungkinan masih terus didalami seiring proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang masih berlangsung.

Dugaan sementara mengarah pada tindak pembunuhan

Berdasarkan informasi yang berkembang, muncul dugaan bahwa Sumarna menjadi korban pembunuhan. Dugaan tersebut berkaitan dengan kabar bahwa korban sebelumnya sempat terlibat perselisihan ketika menegur sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan aksi vandalisme di area Waduk Jatiluhur.

Meski demikian, polisi belum memastikan keterkaitan antara peristiwa tersebut dengan kematian korban dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Korban sempat dicari karena tak kembali usai bertugas

Pencarian terhadap Sumarna bermula setelah rekan-rekannya sesama petugas keamanan merasa curiga lantaran korban tidak kunjung kembali setelah menjalankan jadwal piket malam.

Rekan kerja kemudian melakukan penyisiran di sekitar area tugas korban. Pada Jumat siang, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di perairan dekat kawasan Tanggul Ubrug, Waduk Jatiluhur.

Proses evakuasi dilakukan oleh warga bersama petugas keamanan yang berada di lokasi sebelum jenazah dibawa untuk penanganan lebih lanjut.

Jenazah diautopsi, polisi periksa saksi

Usai dievakuasi, jasad korban sempat dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, jenazah dirujuk ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung guna menjalani autopsi.

Sementara itu, penyidik Polres Purwakarta masih mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga tengah mengidentifikasi kelompok pemuda yang disebut-sebut sempat berselisih dengan korban sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |