Redaksi Pewarta.co.id
Sabtu, Agustus 23, 2025
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
Polres Gorontalo Ungkap Fakta di Balik Video Viral Duel Pelajar di Pasmolim Limboto. (Foto: Dok. Humas Polres Gorontalo) |
PEWARTA.CO.ID — Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video perkelahian dua pelajar perempuan berseragam sekolah di lantai atas Pasar Modern Limboto (Pasmolim), Kabupaten Gorontalo.
Kejadian ini sontak menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan anak-anak usia sekolah dasar.
Menyikapi viralnya video tersebut, Polres Gorontalo bersama Polsek Limboto segera melakukan penyelidikan dengan mendatangi sejumlah sekolah di Kecamatan Limboto.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan identitas pelajar yang terlibat sekaligus mengantisipasi dampak lanjutan dari peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan, menyampaikan bahwa perkelahian itu terjadi pada Selasa (19/08/2025) sekitar pukul 13.00 WITA.
"Setelah video perkelahian ini viral, kami lakukan upaya penyelidikan dan diketahui keduanya merupakan pelajar di salah satu Sekolah Dasar wilayah Limboto," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (22/08).
Setelah identitas para siswi terungkap, Polsek Limboto melalui Bhabinkamtibmas menggelar pertemuan yang dihadiri Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, serta Koordinator Wilayah Pendidikan Limboto. Pertemuan dilaksanakan pada Jumat (22/08) pukul 13.30 WITA di ruang Kepala Sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, para orangtua pelajar yang terlibat sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Mereka saling memaafkan dan berkomitmen meningkatkan pengawasan serta memberikan pendidikan moral di rumah agar kejadian serupa tidak terulang.
“Dari pertemuan yang dilakukan, hasil kesepakatannya kemudian dituangkan dalam Surat Pernyataan Kesepakatan Bersama yang ditandatangani dengan disaksikan oleh Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Limboto Brigpol Rizki K. Abdullah, S.H., Kepala Sekolah, Kadis Pendidikan serta Korwil Kecamatan Limboto,” ujar Iptu Wawan.
Selain menuntaskan kasus melalui mediasi, aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Iptu Wawan menekankan pentingnya pengawasan orangtua terhadap anak-anak mereka, baik di lingkungan sekolah maupun di luar.
“Kami mengharapkan kepada pihak-pihak untuk bijak dalam bermedia sosial, serta mari tingkatkan pengawasan dan komunikasi terhadap anak-anak kita,” harapnya.