Nimas Taurina
Sabtu, April 05, 2025
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
Ilustrasi - Cara efektif mengembalikan pola tidur yang berantakan. (Dok. Google Image). |
PEWARTA.CO.ID - Pola tidur yang tidak teratur sering menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki jadwal kerja fleksibel atau kebiasaan begadang. Kurang tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan, mulai dari gangguan konsentrasi hingga peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
Memperbaiki pola tidur menjadi lebih sehat dan teratur sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh. Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan agar tidur kembali normal:
1. Tetapkan jadwal tidur yang konsisten
Menjaga waktu tidur dan bangun yang tetap setiap hari, termasuk di akhir pekan, dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian atau jam biologis dengan lebih baik. Kebiasaan ini membantu tubuh mengenali kapan waktunya untuk beristirahat dan kapan harus beraktivitas.
2. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman
Pastikan kamar tidur dalam kondisi yang tenang, nyaman, dan redup. Hindari cahaya terang dari lampu atau perangkat elektronik, seperti televisi dan ponsel, menjelang tidur. Cahaya terang dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur.
3. Kurangi penggunaan ponsel sebelum tidur
Paparan cahaya biru dari layar ponsel atau tablet dapat mengganggu produksi melatonin, sehingga membuat sulit tidur. Selain itu, penggunaan media sosial sebelum tidur juga dapat memicu stres atau emosi negatif yang menghambat waktu istirahat.
4. Lakukan meditasi atau relaksasi
Meditasi atau teknik relaksasi sebelum tidur dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh. Teknik ini bisa dilakukan dengan cara menarik napas dalam secara perlahan sambil fokus pada pernapasan. Aktivitas ini membantu tubuh lebih rileks dan siap untuk tidur.
5. Batasi tidur siang
Tidur siang yang berlebihan atau terlalu lama dapat mengganggu waktu tidur malam. Sebaiknya, tidur siang tidak lebih dari 30 menit dan tidak dilakukan setelah pukul 3 sore agar tidak mengganggu kualitas tidur malam.
6. Rutin berolahraga
Melakukan olahraga secara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur dengan merangsang produksi hormon melatonin. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau bersepeda minimal 30 menit setiap hari. Namun, hindari olahraga berat menjelang waktu tidur agar tubuh tidak terlalu terstimulasi.
7. Hindari makan berat sebelum tidur
Mengonsumsi makanan berat, berlemak, atau manis tepat sebelum tidur dapat mengganggu proses pencernaan dan kualitas tidur. Beri jeda sekitar 2–3 jam antara makan terakhir dan waktu tidur. Jika lapar, pilih camilan sehat seperti kacang almond atau kenari yang membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.
Mengembalikan pola tidur yang berantakan membutuhkan disiplin dan konsistensi. Dengan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat, Anda tidak hanya meningkatkan kualitas tidur tetapi juga menjaga kesehatan secara keseluruhan serta meningkatkan produktivitas sehari-hari.