Nimas Taurina
Sabtu, April 05, 2025
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
Ilustrasi - Manfaat tidur cukup bagi kesehatan. (Dok. Mylovebedcover.com). |
PEWARTA.CO.ID - Tidur bukan sekadar waktu istirahat, tetapi juga elemen penting bagi kesehatan fisik dan mental. Selama tidur, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan, mulai dari memperbaiki jaringan hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya membuat tubuh terasa lebih segar, tidur yang cukup juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Berikut adalah berbagai manfaat tidur yang cukup bagi produktivitas dan kesehatan:
Meningkatkan konsentrasi dan daya ingat
Tidur yang cukup membantu otak dalam mengolah informasi, memperkuat memori, serta meningkatkan kemampuan belajar dan kreativitas dalam menyelesaikan masalah.Meningkatkan mood dan energi
Tidur yang berkualitas berperan dalam menjaga keseimbangan emosi, mengurangi stres, serta menekan risiko depresi. Pikiran yang lebih tenang akan berpengaruh pada produktivitas sehari-hari.Meningkatkan kinerja dan fokus
Dengan tubuh yang lebih segar, seseorang dapat lebih fokus dalam bekerja, membuat keputusan yang lebih baik, serta menyelesaikan tugas dengan lebih efisien.
Sedangkan manfaat tidur bagi kesehatan sendiri, diantaranya:
Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Selama tidur, tubuh memproduksi protein sitokin yang membantu melawan infeksi dan peradangan, sehingga daya tahan tubuh menjadi lebih kuat terhadap penyakit.Menurunkan risiko penyakit kronis
Kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan obesitas. Oleh karena itu, tidur yang cukup membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.Membantu pemulihan fisik
Saat tidur, tubuh melakukan regenerasi sel, memperbaiki jaringan yang rusak, serta mempercepat penyembuhan luka. Hal ini sangat penting bagi orang yang aktif secara fisik atau dalam masa pemulihan dari penyakit.Membantu mengatur berat badan
Tidur yang cukup berperan dalam keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan, seperti leptin dan ghrelin. Kurang tidur dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori yang berisiko menyebabkan kenaikan berat badan.Menjaga kesehatan mental
Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, serta menurunkan risiko gangguan kecemasan dan depresi. Tidur juga berperan dalam menjaga stabilitas emosional seseorang.
Kebutuhan tidur setiap orang bervariasi berdasarkan usia. Berikut rekomendasi durasi tidur yang ideal:
Bayi (0-1 bulan): 14-18 jam per hari
Balita (1-18 bulan): 12-14 jam per hari (termasuk tidur siang)
Anak-anak (3-6 tahun): 11-13 jam per hari (termasuk tidur siang)
Anak sekolah (6-12 tahun): 10 jam per hari
Remaja (12-18 tahun): 8-9 jam per hari
Dewasa (18-40 tahun): 7-8 jam per hari
Nimas Taurina
Author dan Editor Pewarta Network.