Viral Bidan di Sumut Dicekik dan Dipukuli Pria Berbaju Loreng, Pelaku Diduga Alami Gangguan Mental

4 days ago 18

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, Maret 27, 2025

Perkecil teks Perbesar teks

Viral Bidan di Sumut Dicekik dan Dipukuli Pria Berbaju Loreng, Pelaku Diduga Alami Gangguan Mental
Viral seorang bidan Sumut mendapat tindakan kekerasan dari seorang pria yang diduga mengalami gangguan mental. (Dok. Pewarta.co.id kolase edit)

PEWARTA.CO.ID - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang bidan mengalami tindakan kekerasan oleh seorang pria berbaju loreng di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Insiden ini terjadi di sebuah praktik dokter di Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, pada Selasa (25/3/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita yang mengenakan baju merah dan jilbab kuning tengah merekam aktivitasnya.

Sementara itu, seorang pria berbaju loreng tampak berbaring di atas tempat tidur pasien.

Tanpa diduga, pria tersebut tiba-tiba bangkit dan menyerang bidan tersebut dengan pukulan dan tendangan, lalu mencekiknya.

Korban berteriak histeris meminta pertolongan, sebelum akhirnya pelaku melarikan diri dari lokasi.

Menanggapi insiden ini, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Labuhanbatu, AKP Teuku Rivanda Ikhsan, mengonfirmasi bahwa pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga memastikan bahwa pria berbaju loreng tersebut bukan anggota TNI.

"Terduga pelaku bukan personel TNI, melainkan warga biasa yang kebetulan mengenakan pakaian loreng," kata Rivanda saat dikonfirmasi, seperti dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Rivanda mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan dari kepala dusun setempat, pelaku diduga mengalami gangguan mental.

"Informasi yang kami terima dari kepala dusun, pelaku mengalami depresi. Kadang-kadang ia juga mengalami masalah kesehatan seperti kembung. Saat kejadian, ia datang ke praktik tanpa berbicara, langsung tidur di kasur, lalu tiba-tiba menganiaya korban," jelas Rivanda.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan pelaku. Selain itu, korban juga telah dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.

"Untuk perkembangan lebih lanjut, kami akan memberikan informasi setelah pemeriksaan selesai dilakukan," tutup Rivanda.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |