Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus, Chip Laptop ARM Lebih Murah tapi Bertenaga

1 day ago 12

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, Januari 06, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus, Chip Laptop ARM Lebih Murah tapi Bertenaga
Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus, Chip Laptop ARM Lebih Murah tapi Bertenaga

PEWARTA.CO.ID — Qualcomm kembali menegaskan keseriusannya di pasar laptop berbasis ARM dengan mengumumkan chipset terbaru Snapdragon X2 Plus.

Prosesor ini diposisikan sebagai penerus Snapdragon X Plus, sekaligus menjadi alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan varian kelas atas Snapdragon X2 Elite yang lebih dulu dikenalkan pada 2024.

Kehadiran Snapdragon X2 Plus ditujukan untuk memperluas pilihan produsen laptop Windows on ARM, terutama bagi segmen yang menginginkan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi daya.

Dua varian core untuk segmen berbeda

Qualcomm menghadirkan Snapdragon X2 Plus dalam dua konfigurasi. Varian pertama adalah Snapdragon X2 Plus X2P-42-100 dengan enam inti prosesor, sementara varian yang lebih tinggi adalah X2P-64-100 yang dibekali sepuluh inti CPU.

Keduanya mengusung arsitektur CPU Oryon generasi terbaru, yang menjadi andalan Qualcomm untuk bersaing langsung dengan prosesor laptop konvensional. Untuk urusan grafis, kedua varian sama-sama dipasangkan dengan GPU terintegrasi Adreno X2-45.

Fabrikasi 3nm dan kecepatan tinggi

Snapdragon X2 Plus dibangun menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer, yang dikenal efisien dalam konsumsi daya sekaligus mampu mendorong performa tinggi. Varian 10-core memiliki total cache sebesar 34MB dengan kecepatan multithread maksimum mencapai 4GHz.

Sementara itu, versi 6-core membawa enam inti CPU dengan total cache 22MB. Meski jumlah core dan cache lebih kecil, frekuensi maksimumnya tetap sama, yakni hingga 4GHz.

GPU sama dengan performa berbeda

Walaupun menggunakan GPU yang identik, terdapat perbedaan kecepatan grafis di antara kedua varian. Pada Snapdragon X2 Plus 10-core, GPU Adreno X2-45 dapat berjalan hingga 1,7GHz. Sedangkan pada versi 6-core, kecepatan GPU dibatasi hingga 900MHz.

Keduanya mendukung memori LPDDR5X dan dibekali NPU dengan kemampuan hingga 80 TOPS. Qualcomm mengklaim NPU tersebut sebagai yang tercepat di kelas laptop, terutama untuk kebutuhan komputasi AI lokal.

Fokus efisiensi dan daya tahan baterai

Qualcomm menjanjikan pengalaman penggunaan tanpa penurunan performa meski laptop dijalankan menggunakan baterai.

Perusahaan juga menyebut daya tahan baterai bisa mencapai hitungan hari, meskipun realisasinya tetap bergantung pada kapasitas baterai yang dipilih masing-masing produsen laptop.

Dari sisi efisiensi, Snapdragon X2 Plus diklaim mampu menghadirkan peningkatan performa single-core CPU hingga 35 persen dibandingkan Snapdragon X Plus, dengan konsumsi daya yang 43 persen lebih rendah.

Fitur konektivitas lengkap

Untuk mendukung kebutuhan laptop modern, chipset ini sudah kompatibel dengan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, serta opsi konektivitas 5G.

Selain itu, Snapdragon X2 Plus mendukung kapasitas RAM hingga 128GB, yang membuatnya siap digunakan untuk berbagai skenario kerja berat.

Qualcomm memperkirakan laptop pertama yang ditenagai Snapdragon X2 Plus akan mulai tersedia di pasar pada akhir Juni.

Kehadiran chipset ini diharapkan semakin memperketat persaingan laptop Windows berbasis ARM di tahun ini.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |